Saturday, July 21, 2012

Merubah Masyarakat Dengan Merubah Diri Sendiri




 "Let there be peace, in our heart, in our home, in our world" -Anonymous



Seperti yang telah disampaikan oleh Ridwan Kamil di Video TEDX Jakarta yang sudah saya post di post sebelumnya: TEDxJakarta - Ridwan Kamil - Creativity and Design for Social Change in Cities ,"kota yang stress akan melahirkan generasi-generasi yang stress". Jika Pak Ridwan Kamil menjelaskan tentang pentingnya kolaborasi untuk mengubah masyarakat, di sini saya akan mencoba mengajak Anda dan saya untuk merubah diri kita sendiri sebelum merubah masyarakat.


Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk merubah diri Anda untuk menjadi lebih baik?

1. Bacalah buku-buku bagus

Banyak orang-orang yang masih menyimpan mindset bahwa membaca buku adalah kegiatan yang dilakukan oleh pelajar atau mahasiswa untuk belajar, sehingga pada saat ujian nanti mereka dapat mengerjakan ujiannya dengan baik. Padahal seharusnya, membaca buku adalah kegiatan yang harus kita lakukan terus menerus untuk mendapatkan informasi atau pengetahuan yang kita butuhkan dalam kehidupan Anda. Masih banyak lagi manfaat dari buku yang dapat Anda ambil, beberapa diantaranya adalah:

Buku membuat Anda jadi lebih pintar.

Buku menghibur Anda.

Buku membuat Anda merasa ada "di sana".

Untuk lebih lanjut Anda dapat membaca salah satu artikel di au.askmen.com ini.

2. Pilihlah lingkungan yang baik

Lingkungan adalah salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam pembentukan kepribadian manusia. Maka, lingkungan yang baik akan membentuk kepribadian yang baik pula. Saya telah menulisakan bagaimana cara memperbaiki lingkungan Anda di post sebelumnya: Lingkungan, Makanan Bagi Pikiran Kita.

3. Rekreasi di alam terbuka

Banyak dari Anda yang mungkin menganggap rendah tentang pentingnya rekreasi di alam terbuka. Karena penelitian sendiri sudah menjawab bagaimana Anda bisa lebih bahagia jika berada di alam terbuka dan menganggap rendah pentingnya rekreasi di alam terbuka bakadesuyo.com. Rekreasi di alam terbuka membuat kita dapat mengurangi tingkat stress, meningkatkan kreatifitas, dan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik.

Jika kita telah menjadi manusia yang lebih baik. Maka barulah kita dapat berbagi kebaikan dengan orang lain diluar sana.


TEDxJakarta - Ridwan Kamil - Creativity and Design for Social Change in Cities


Via youtube.com

Tuesday, July 17, 2012

Lingkungan, Makanan Bagi Pikiran



http://dailyhealtharticles.com/wp-content/uploads/2012/06/co-ed-friends-laughing.jpg


They say, "you are what you eat". Sama saja dengan pikiran. Tetapi bukan makanan yang membentuk pikiran kita. Lingkunganlah yang membentuk pikiran Anda dan saya. Semua yang ada dalam lingkungan mempengaruhi sikap, kebiasaan, dan kepribadian kita. Bagaimana cara kita berjalan, pakaian yang kita gunakan, musik yang kita dengar, buku yang kita baca, semua adalah hasil dari lingkungan kita.

Masalahnya adalah lingkungan seperti apa yang bisa mendukung kita agar menjadi  pribadi yang kita inginkan? Dalam perjalanan hidup, pastilah lingkungan Anda berkembang. Tetapi ada beberapa cara yang bisa membantu untuk mengembangkan lingkungan sosial Anda. Beberapa diantaranya adalah:

1. Bertemulah dengan kelompok-kelompok baru. Jadilah orang yang menyenangkan dan mudah bergaul. Karena jika kita terpaku pada satu kelompok, kita akan mudah merasa bosan dan merasa tidak puas. Orang bilang, kita dapat mengambil pelajaran dari orang lain. Jika Anda memiliki lingkungan sosial yang luas, Anda akan belajar lebih banyak daripada orang yang hanya terpaku pada lingkungan sosial yang sempit.

2. Carilah teman dari bermacam-macam latar belakang. Teman dari latar belakang yang berbeda dengan Anda akan memperkaya sudut pandang Anda. Mereka bilang, "orang sukses adalah orang yang bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda".

3. Pilihlah teman yang tidak terikat dengan hal-hal yang dangkal dan tidak penting. Orang yang hanya peduli dengan ukuran rumah Anda, mobil yang Anda kendarai, bukan pemikiran atau apa yang ada di dalam diri Anda. Pilihlah teman yang positif, mereka yang menyukai hal-hal positif, mereka yang benar-benar mendukung Anda dan bahagia dengan kebahagiaan Anda.

Tentunya sebelum Anda bergerak keluar, cobalah untuk memperbaiki diri Anda terlebih dahulu. Tumbuhkan mental positif dalam diri Anda, sehingga Anda akan lebih terarah ke lingkungan yang positif pula.

Carilah teman baru. Bergabunglah dengan organisasi baru. Banyak sekali organisasi-organisasi diluar sana yang mungkin menarik perhatian Anda. Tidak ada salahnya juga bersukarelawan jika Anda memiliki kesempatan untung melakukannya. Selain dapat mengembangkan lingkungan sosial, Anda juga mendapatkan kebahagiaan. Makanan yang bagus untuk pikiran Anda.

Monday, July 16, 2012

TEDxJakarta - Rene Suhardono - Passion, Purpose, Value (Video):



Mengapa Si Humoris Selalu Dapat Mencairkan Suasana?

 http://cdn.screenrant.com/wp-content/uploads/jim-carrey.jpg



Humoris, kata yang menggambarkan sejumlah orang yang ada disekitar kita. Seakan kata-kata itu lekat dengan orang-orang tersebut. Mereka yang bisa menenangkan saat situasi memanas, yang bisa meringankan saat beban kerja berat, yang bisa mewarnai waktu santai di akhir pekan. Orang-orang tersebut biasanya dirindukan oleh orang-orang disekitarnya. Karena merekalah yang seakan selalu bisa berhasil menciptakan suasana jadi menyenangkan.

Ada apa sih di balik mereka yang humoris?


Tentulah kata Humoris didasari oleh kata Humor. Dalam komunikasi, humor adalah aspek yang penting. Humor memang menciptakan efek positif. Humor dapat menciptakan komunikasi yang efisien. Para peneliti telah menemukan bahwa humor dapat meningkatkan kuantitas ataupun kualitas komunikasi di sebuah kelompok. Maka dari itu, humor sering digunakan sebagai ice break dalam presentasi-presentasi, konferensi-konferensi, ataupun seminar-seminar. Humor juga dapat membangun hubungan kepercayaan. Maka tidak aneh jika orang-orang yang humoris dapat dipercaya dan mereka mempunyai banyak teman.

Selain itu, humor juga dapat digunakan untuk menilai kepandaian seseorang. Sebagian besar orang mengatakan bahwa orang humoris adalah orang yang pandai. Dan hal ini adalah kebenaran yang juga disetujui oleh para peneliti. Beruntunglah mereka yang memiliki selera humor yang baik.

Friday, July 13, 2012

Quarter-life Crisis, Midlife Crisis, I'm Wondering How It Feels


Well, mungkin ada yang belum pernah denger istilah quarter-life crisis ataupun midlife crisis. Buat gue, istilah-istilah ini baru terngiang-ngiang belakangan ini di otak gue. Karena belakangan ini gue sering baca artikel-artikel tentang inspirasi, dan beberapa dari artikel-artikel itu nyebutin istilah quarter and midlife crisis tadi. Gue juga sebelumnya ngga ngerti apa sih maksudnya istilah-istilah itu. Kayaknya ada sesuatu deh dari istilah-istilah itu. Nah, karena gue penasaran, akhirnya gue kepo-kepoin deh di Wikipedia.

Ini dia hasilnya:

Ternyata, istilah midlife crisis itu dipake buat nandain masa dimana orang-orang dewasa nyadar kalo mereka bakalan mati dan berapa lama lagi umur mereka. Biasanya masa kayak gini dimulai gara-gara ada kejadian yang menyedihkan di antara umur 40-60. Tapi dari situ biasanya orang-orang yang kena midlife crisis jadi punya keinginan buat ngerubah hidupnya dari awal lagi.

Buat gue sih masih lama banget. Itu juga kalo umur gue nyampe. Gimana kalo kalian? Apakah sudah mendekati umur midlife? Tapi, ternyata sebelum midlife crisis, ada yang namanya quarter-life crisis. Ini dia yang pasti sudah di depan mata gue.

Kalo quarter-life crisis, hampir sama sih sama midlife crisis. Bedanya ini terjadi pada masa transisi dari remaja jadi dewasa. Biasanya di masa transisi itu, remaja bingung, takut, khawatir buat milih mana jalan yang bener buat menuju kedewasaan. Bisa juga terjadi gara-gara ngga dapet kerja dan akhirnya pengangguran.Emang sih belajar hidup sendiri dan 'jauh' orang tua bisa bikin orang jadi ngerasa kesepian dan hilang arah. Bersyukurlah yang udah bisa hidup mandiri dan udah nemuin jalan hidupnya.

Untuk yang belum sampe di sana, kayaknya kita harus nyiapin bener-bener apa yang dibutuhin buat ngelewatin rintangan hidup yang dua di atas. Yang udah bisa ngelewatin bisa bagi-bagi ceritanya kali. Biar yang belum nyampe bisa tau gambaran jelasnya. Okay, sudah adzan subuh. Selamat tidur.

Referensi